You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Kaliwungu
Desa Kaliwungu

Kec. Mandiraja, Kab. Banjarnegara, Provinsi Indonesia

LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTOR TRIWULAN II Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara

Admin 09 Juni 2026 Dibaca 16 Kali
LOKAKARYA MINI LINTAS SEKTOR TRIWULAN II Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara

“Sinergi Lintas Sektor Mewujudkan Sekolah Sehat, Optimalisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Percepatan Penanggulangan TBC untuk Masyarakat Sehat dan Produktif”

Pada Triwulan II Tahun 2026, dilaksanakan kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor tingkat Kecamatan Mandiraja Kabupaten Banjarnegara sebagai forum koordinasi, evaluasi, dan penguatan komitmen bersama antara sektor kesehatan dengan berbagai pemangku kepentingan di wilayah Kecamatan Mandiraja. Kegiatan ini mengusung tema “Sinergi Lintas Sektor Mewujudkan Sekolah Sehat, Optimalisasi Cek Kesehatan Gratis (CKG), dan Percepatan Penanggulangan TBC untuk Masyarakat Sehat dan Produktif.”

Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Kecamatan Mandiraja, Puskesmas Mandiraja, Korwilcam Pendidikan, Kepala Desa/Lurah, TP PKK, kader kesehatan, perwakilan sekolah, Babinsa, Bhabinkamtibmas, tokoh masyarakat, serta lintas program dan lintas sektor terkait. Kehadiran seluruh peserta merupakan wujud komitmen bersama dalam mendukung pembangunan kesehatan masyarakat yang berkelanjutan.

Acara diawali dengan sambutan dari Camat Mandiraja yang menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung program-program kesehatan nasional maupun daerah. Dalam sambutannya disampaikan bahwa pembangunan kesehatan tidak dapat dilaksanakan oleh sektor kesehatan semata, melainkan memerlukan dukungan aktif dari seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan.

Selanjutnya, Kepala Puskesmas Mandiraja memaparkan capaian program kesehatan selama Triwulan II, termasuk hasil pelaksanaan pelayanan kesehatan dasar, kegiatan promotif dan preventif, capaian imunisasi, kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit menular dan tidak menular, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi di wilayah kerja Puskesmas.

Pada sesi utama, dibahas upaya mewujudkan Sekolah Sehat melalui peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS), pembinaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), penyediaan sarana sanitasi yang layak, serta penguatan edukasi kesehatan bagi peserta didik. Seluruh pihak sepakat bahwa lingkungan sekolah yang sehat merupakan investasi penting dalam menciptakan generasi yang cerdas, kuat, dan produktif.

Selain itu, peserta mendapatkan pemaparan mengenai program Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang bertujuan meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit serta memperluas akses masyarakat terhadap pelayanan kesehatan. Dalam forum tersebut disepakati perlunya dukungan pemerintah desa, kader kesehatan, dan tokoh masyarakat dalam melakukan sosialisasi serta menggerakkan masyarakat agar memanfaatkan layanan CKG secara optimal.

Pembahasan berikutnya difokuskan pada Percepatan Penanggulangan Tuberkulosis (TBC) sebagai salah satu prioritas kesehatan nasional. Puskesmas Mandiraja menyampaikan pentingnya penemuan kasus secara aktif, pelacakan kontak erat, kepatuhan pengobatan pasien, serta pengurangan stigma terhadap penderita TBC. Seluruh peserta berkomitmen untuk mendukung upaya eliminasi TBC melalui peningkatan edukasi masyarakat, pelaporan kasus secara cepat, dan pendampingan pasien selama masa pengobatan.

Melalui diskusi dan sesi tanya jawab, berbagai permasalahan kesehatan yang terjadi di tingkat desa dan sekolah dapat diidentifikasi serta dirumuskan langkah-langkah tindak lanjut yang melibatkan seluruh sektor terkait. Hasil lokakarya dituangkan dalam kesepakatan bersama sebagai dasar pelaksanaan kegiatan pada triwulan berikutnya.

Kegiatan Lokakarya Mini Lintas Sektor Triwulan II Kecamatan Mandiraja ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi, meningkatkan peran serta seluruh pemangku kepentingan, serta mempercepat pencapaian indikator kesehatan masyarakat. Dengan terjalinnya sinergi yang kuat antara pemerintah, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, dan masyarakat, diharapkan terwujud masyarakat Kecamatan Mandiraja yang sehat, produktif, dan sejahtera.

Mandiraja, 9 Juni 2026

"Bersama Bergerak, Bersama Sehat, Menuju Mandiraja yang Produktif dan Bebas TBC."

Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image

APBDes 2026 Pelaksanaan

Pendapatan
Rp 360.624.168,00 Rp 1.120.164.000,00
32.19%
Belanja
Rp 187.965.606,00 Rp 1.184.998.009,00
15.86%
Pembiayaan
Rp 58.078.190,00 Rp 35.322.371,00
164.42%

APBDes 2026 Pendapatan

Hasil Aset Desa
Rp 29.500.000,00 Rp 225.980.000,00
13.05%
Dana Desa
Rp 149.382.400,00 Rp 373.456.000,00
40%
Bagi Hasil Pajak Dan Retribusi
Rp 0,00 Rp 71.889.000,00
0%
Alokasi Dana Desa
Rp 181.080.632,00 Rp 439.692.000,00
41.18%
Penerimaan Dari Hasil Kerjasama Antar Desa
Rp 0,00 Rp 7.347.000,00
0%
Bunga Bank
Rp 661.136,00 Rp 0,00
100%
Lain-Lain Pendapatan Desa Yang Sah
Rp 0,00 Rp 1.800.000,00
0%

APBDes 2026 Pembelanjaan

Bidang Penyelenggaran Pemerintahan Desa
Rp 153.177.306,00 Rp 688.297.023,00
22.25%
Bidang Pelaksanaan Pembangunan Desa
Rp 16.647.300,00 Rp 329.347.000,00
5.05%
Bidang Pembinaan Kemasyarakatan Desa
Rp 2.455.500,00 Rp 46.320.086,00
5.3%
Bidang Pemberdayaan Masyarakat Desa
Rp 6.085.500,00 Rp 87.233.900,00
6.98%
Bidang Penanggulangan Bencana, Darurat Dan Mendesak Desa
Rp 9.600.000,00 Rp 33.800.000,00
28.4%